Ramen atau Ramyeon

Hello smart reader kembali lagi bersama postingan-postingan dari penulis. Pada postingan kali ini penulis akan membagikan wawasan baru tentang salah satu kulineryang sering kita sebut dengan ramen atau ramyeon.

Apasih itu ramen dan ramyeon? Apakah ramen sama ramyeon itu sama ya? Pasti sekilas kita berfikir bahwa ramen dan ramyeon itu satu jenis makanan yang sesama akan tetapi kedua itu merupakan jenis makanan yang berbeda.

So, tunggu apa lagi mari baca dan simak baik – baik ya smart reader.

1. Ramen

Ramen merupakan olahan makanan khas Jepang dari bahan dasar mie yang berkuah. Ciri khas dari ramen adalah bentuk mie yang tipis dan berwana kuning. Sepintas mie yang digunakan dalam ramen mirip dengan mie instan yang ada di Indonesia, namun jika diperhatikan dengan seksama mie ramen memiliki diameter yang lebih kecil. Mie tersebut kemudian dimaasukan kedalam sebuah mangkuk yang berisi kuah yang terbuat dari berbagai jenis kaldu.

Mie yang sudah dimasukan ke dalam kuah tersebut kemudian diberi berbagai toping, pada umumnya di Jepang menggunakan:

  • Chasiu adalah daging sapi, ayam, maupun seafood yang telah dimasak untuk sebagai pelengkap ramen yang akan dimakan.
  • Menma adalah rebung rebus,rebung tersebut direbus dalam saus kedelai dan gula, sehingga menghasilkan rasa manis dan gurih.
  • Telur rebus yang digunakan biasanya berwarna gelap atau coklat, karena direbus dahulu dalam kuah atau kaldu ramen.
  • Sayuran yang biasa digunakan sekaligus sebagai bumbu penyedap adalah daun bawang.  
  • Nori merupakan bahan makanan yang terbuat dari rumput laut yang dikeringkan.
  • Narutomaki adalah jenis olahan seafood yang digilling.

2. Ramyeon

Jika kamu mendengar nama makanan yang satu ini, mungkin kamu akan merasa bahwa nama ini mirip seperti makanan asal Jepang. Yaitu ramen.

Ya, dua Negara ini memang berdekatan, sehingga wajar jika ada kemiripan dari kulinernya. Seperti makanan dari Jepang tersebut, ramyeon adalah makanan dari Korea yang memiliki bahan olahan dan sajian yang sama, yaitu mi yang disajikan dengan kuah hangat dang bumbu yang khas.

Mungkin jika kamu pernah mencoba ramen, mungkin kamu akan berprasangka bahwa ramyeon tak ada bedanya dengan ramen.

Namun sebenarnya ramyeon memiliki perbedaan dengan ramen mulai dari tekstur mi hingga sajiannya. Jika kita nikmati, tekstur mi pada ramyeon lebih padat.

Selain itu, ramyeon memiliki cita rasa pedas yang begitu kuat bahkan rasanya ada yang hilang jika kita mencicipi ramyeon tanpa cita rasa pedasnya.

Walaupun cara menyajikan dan menikmatinya tidak selalu demikian, bisa dibilang cara inilah yang membuat menikmati ramyeon terasa begitu sempurna dan berharga.

Ramyeon dimasak di dalam panci yang berwarna seperti kuningan. Ketika sudah matang, cara memakan ramyeon adalah langsung dari panci itu.

Cukup unik ya. Mungkin akan terasa panas ketika menikmatinya karena ramyeon langsung disantap sehabis matang dan dari panci yang begitu panas pula. Namun, di situlah letak kesempurnaan cita rasa ramyeon.

Pedasnya ramyeon dan hangatnya dari panci membuat makanan ini akan membuatmu merasa hangat dan kenyang dan bumbu ramyeon juga lebih terasa. Ramyeon sangat cocok dimakan jika suka makanan yang pedas.

Nah… dari penjelasan yang penulis jabarkan diatas smart reader bisa mengerti apa itu ramen atau ramyeon sehingga kedepannya smart reader sudah dapat menjelaskan perbedaan antara ramen dan ramyeon itu sendiri.

Hehehe jangan sampai keliru lagi ya smart reader.

4 tanggapan untuk “Ramen atau Ramyeon

  1. wah kalau saya makan mie kek gini ati2..soalnya kemarin waktu dikasih temen mau dimasak baca di belakangnya ada tulisan kalau mengandung babi..hehe.. saya muslim soalnya..

    Suka

Tinggalkan Balasan ke donnauli Batalkan balasan