Sate Padang Is My favorite

Hai, hai, hai… Smart reader… Gimana kabarnya hari ini? Udah pada makan belum? Penulis yakin kabarnya baik-baik semua… So, pasti juga udah pada makan dong ya… Baiklah untuk postan kali ini penulis akan membahas tentang makanan sesuai dengan request dari smart reader semua… Hmm buat smart reader yang doyan makan pasti gak akan bosan kalau kita membahas yang namanya makan. Apalagi kalau makanannya enak pasti rasanya sangat sulit untuk berpaling dari rasa makanan yang ditawarkan. Seperi kuliner yang satu ini, pasti kita gak bisa nolak untuk memakannya.

Kuliner yang satu ini berasal dari Padang. Kuahnya yang kental benar-benar sangat menggoda. Yup, inilah yang dinamakan Sate Padang. Pasti tahu donk sama makan yang satu ini. Hehe Yah pasti taulah ya, kan smart reader yang request sendiri. Nah, untuk mengetahui keunikan makanan ini, yuk kita makan eh salah,… maksudnya kita telusuri tentang sate padang ini. Duh, belum apa-apa sudah mau makan saja hehehe.

Sejarah Sate di Indonesia

Sate adalah makanan yang populer di Indonesia. Jika ada acara-acara besar, pasti ada sate dalam salah satu menu makanannya. Bagaimana sih kisah asal muasal sate di Indonesia?

Siapa yang tidak kenal makanan sate? Ada sate ayam, kambing, sapi, kelinci juga ada loh smart reader . Bahkan ikan pun bisa dibuat sate lilit yang khas di Bali. Sate juga ada di berbagai negara. Ada yakitori di Jepang, brochete di Perancis, dan chuanr di Tiongkok. Di Malaysia dan Thailand pun juga ada sate. Sate memang makanan yang populer terutama di Indonesia. Bagaimana sih kisah asal muasal sate di Indonesia?

Pada abad ke-19, banyak pedagang Muslim Tamil dan Gujarat yang datang ke Indonesia. Para pedagang India tersebut membawa serta olahan daging kambing bakar yang disebut kebab. Tadinya, masyarakat Indonesia memasak daging dengan cara direbus. Tapi setelah mengenal kebab, masyarakat Indonesia jadi suka makan daging sapi atau kambing dengan cara dibakar. Kata sate pun diperkirakan berasal dari bahasa Tamil, yaitu catai yang artinya daging. Sate pun makin berkembang di seluruh Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki menu sate yang khas.

Macam-macam Sate Padang

Sate Padang yang sudah ada sejak lama dan pertama diketahui berasal dari daerah Padang Panjang. Kemudian, karena ada beberapa peziarah dan pemuda yang belajar mengaji ke Pariaman, maka terbawalah kuliner sate ini dari Padang Panjang menuju Pariaman. Menyesuaikan dengan karakteristik Pariaman, maka sate khas Padang Panjang ini mulai mengalami beberapa sentuhan baru pada bumbunya. Sehingga, kelak sate Padang ini dikenal ada tiga jenis yang ditentukan berdasarkan daerah asalnya, yakni Sate Darek yaitu sate yang berasal dari Padang Panjang, Sate Pariaman dan Sate Dangung-Dangung dari Padang Kota. Yah, walaupun penampilan, rasa dan daerahnya berbeda-beda, namun semua jenis sate ini secara umum tetap dikenal dengan sebutan Sate Padang.

  • Sate Darek

Sate ini berasal dari Padang Panjang, kota kecil yang jadi tetangga dengan Kota Padang. Sate yang berasal dari Padang Panjang ini biasanya dikenal dengan istilah Sate Darek. Sate Padang jenis ini memiliki kuah berwarna kuning cerah, karena menggunakan campuran kunyit dalam proses pembuatannya. Rasanya gurih sekaligus pedas. Karena cepat encer ketika dingin, maka kamu harus sigap menyantap sate selagi hangat.

  • Sate Pariaman

Sate Pariaman yang asli memiliki warna kuah merah kecokelatan. Biasanya, sate Pariaman memiliki rasa pedas yang jauh lebih dominan ketimbang Padang Panjang.
Kuah sate sendiri terbuat dari campuran tepung beras, tepung kanji, ketumbar, bawang putih dan merah, lengkuas, serai, cabai merah dan masih banyak lagi. Pokoknya super nikmat deh!

  • Sate Dangung-Dangung

Sate yang satu ini berasal dari Kabupaten 50 Kota, Sumatera Barat. Daging sate Dangung-Dangung jauh lebih manis dan dibaluri dengan parutan bumbu kelapa kekuningan di sekelilingnya. Kuahnya yang berwarna kuning kecokelatan dan kental, dengan aroma wangi yang menggoda. Sempurna untuk kamu pecinta rasa gurih dan manis. Jika kalian berkunjung ke wilayah Sumatera Barat, kamu pasti bisa dengan mudah menemukan sate Dangung-Dangung ini.

Apa yang membuat kita suka Sate Padang?

Mungkin smart reader pernah gak terfikir atau beranggapan bahwa kalau yang namanya sate itu sama saja, akan tetapi sebenarnya pada sate padang ada yang membuat ini terlihat berbeda dan pembeda inilah yang menyebabkan smart reader suka yang namanya sate. Okay untuk lebih jelas mari disimak ya smart reader.

  • Aroma

Sate Padang memiliki aroma yang benar-benar menggugah selera. Asal aroma wangi tersebut tidak hanya dari hasil daging sapi yang dipanggang diperapian, tapi juga dari kuah kental kuningnya yang sangat khas. Aroma yang berasal dari asap sate padang saat dibakar akan menarik siapapun yang melintas di dekat penjual untuk berhenti dan mencicipinya atau minimal membuat air liur meneteslah.

  • Bumbu

Sate padang ini memiliki bumbu khusus yang jarang diketahui orang umum. Makanya jika kalian sehabis hari raya kurban, tentu banyak yang nyate di rumahnya, pertanyaannya sate apakah yang kalian buat? Pasti bukan sate padang. Sebab, sate padang kaya bumbu, terutama dalam racikan kuahnya sehingga tidak semua orang bisa membuatnya. Hal inilah yang tidak dimiliki oleh sate-sate lain. Sate lain biasanya hanya mengandalkan pembakaran daging yang telah disate untuk kemudian diberi sambal berupa kecap, cabe-cabe dan bawang yang sudah diiris.

  • Kuah

Kuah sate padang terdiri dari berbagai macam bumbu khas Sumatera Barat, sehingga aroma dan rasa yang dihasilkan sanggup membuat siapa saja yang mencobanya ketagihan. Rasanya hampir tidak ada orang yang tidak suka sate padang. Bahkan Presiden Obama beberapa tahun lalu saat berkunjung ke Indonesia teringat salah satu makanan yaitu sate padang, selain bakso dan nasi goreng yang diingatnya.

Kuah sate padang kental dan berwarna kuning oranye. Kuah ini akan ditaburi di atas tusukan-tusukan sate daging yang selesai dibakar disertai dengan bawang goreng yang nikmat.

  • Lontong Ketupat

Sate padang selalu disertai dengan lontong ketupat yang dipotong-potong persegi. Jika kalian ingin tidak pakai ketupat bisa request langsung ke pedagangnya. Sate lain? Sate lain tidak ada yang menyajikan sate dengan ketupat. Sate-sate lain merupakan kebalikan dari sate padang.

Satu porsi sate padang bisa membuat perut kenyang karena lengkap dengan lontong yang terbuat dari beras pengganti nasi dan kuah kental nikmat yang bisa diseruput.

  • Keripik Pedas & Kerupuk Jangek

Jika lontong ketupat telah habis, tusukan daging juga telah habis dimakan, namun kuahnya masih tersisa, cobalah campur kuah tersebut dengan keripik pedas balado yang biasanya dijual pedangang.

Penjual sate padang biasanya menyediakan keripik balado dan kerupuk jangek (kulit) bagi yang ingin menyantapnya bersama sate. Hal ini juga tidak terdapat di sate-sate lain, hanya ada di sate khas ranah minang.

  • Dialas Daun Pisang

Sate padang meski makan dipiring, selalu dialas dengan daun pisang. Coba perhatikan, lembar daun pisang yang sudah disangai (dihangatkan) diperapian untuk membunuh kumah-kuman merupakan satu kesatuan lengkap. Namun saat ini ada beberapa pedagang sate padang di kota-kota besar yang tidak menggunakan daun pisang sebagai alas melainkan langsung menyajikan sate di atas piring.

Nahhh demikian lah informasi tentang Sate Padang yang bisa penulis bagikan. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan buat smart reader yang ada dirumah.

So… pantau terus postan penulis selanjutnya dan jangan lupa buat like dan komen jika smart reader suka postan yang penulis bagikan ini.

Iklan

Fakta Unik dan Tips membuat Rendang

Hai, Smart Reader! Selamat datang dan terimakasih buat kunjunganya di blog aku. Sekedar info buat para Sahabat blogger disini aku akan memberi tahu gambaran umum isi blog aku ini, yaitu tentang Fakta-fakta Unik dan Tips membuat makanan Khas Traditional dan International. So, buat para pembaca yang suka akan fakta-fakta dan tips tentang kuliner jangan sampai ketinggalan post-post update terbaru aku ya…

Baiklah dipostan pertama ini, aku akan membahas Fakta Unik dan Tips Membuat Rendang Uenaknya Nampol dilidah yang pastinya buat ngiler dan lapar para smart reader. Gimana gak nampol ya kan? orang rasa rendang ini sendiri memiliki keunikan yang membuat kita untuk makan dan tambah berkali-kali. Setujukan smart reader? iya donggg hehe... Tenang aku tahu kok isi hati smart reader.

Smart Reader sendiri pasti pernah mencicipi makanan khas Indonesia bernama rendang, kan? Sayang sekali kalau belum karena selain rasanya yang enak, rendang juga mudah ditemui di banyak rumah makan, khususnya rumah makan padang. Meskipun sudah banyak yang menikmati dan jatuh cinta dengan masakan ini, masih sedikit yang tahu tentang fakta-fakta rendang. Salah satunya, kelezatan rendang sudah diakui dunia lho. Mulai penasaran, smart reader? Yuk kita intip fakta unik rendang yang jarang diketahui!

1. Rendang Diakui Dunia

Smart reader, seharusnya bangga karena makanan khas Sumatera Barat ini sudah mendapat pengakuan dunia, lho. Salah satu penghargaan yang diraih makanan lezat satu ini adalah pada tahun 2011 dari CNN International. Rendang dinobati oleh CNN sebagai peringkat 1 dalam World’s 50 Delicious Food. Penghargaan lain yang didapat oleh rendang diraih pada 2012 saat dinobatkan sebagai “The Most Balanced Food” dalam acara  LA Travel & Adventure Show, sebuah pameran terbesar di Amerika pada 2012. Makanan yang satu ini sangat membanggakan ya?

2. Makanan Bersejarah

Sejarah rendang sebagai kuliner khas Sumatera Barat sudah ada sejak awal abad ke-19. Namun data lain menunjukan bahwa rendang sudah ada sejak abad ke-16, seperti yang diutarakan oleh Gusti Asnan, sejarawan Universitas Andalas. Masyarakat Minang tradisional selalu mengawetkan makanan dengan metode pengasapan dan pengeringan. Proses pengawetan ini dilakukan dengan memasak dalam waktu yang sangat lama. Masyarakat Minang jaman dahulu sangat suka bepergian, perjalanan yang dilakukan bisa sampai hitungan bulan. Seringkali tidak ada perkampungan untuk beristirahat, oleh karena itu para perantau   harus mencari alternatif makanan yang awet, yakni bekal bernama rendang. Dilihat dari proses pembuatannya, rendang dimasak dalam waktu yang lama dan sampai kuahnya kering. Itulah alasannya makanan dinamakan rendang, dari kata “merandang” yang berarti memasak santan kelapa sampai mengering perlahan.

3. Filosofi Rendang 

Jadi smart reader, ternyata rendang punya filosofinya tersendiri bagi masyarakat Minang, lho. Menurut masyarakat Minang rendang mempunyai makna “musyawarah” yang berangkat dari empat bahan pokoknya. Bahan dagiang (daging sapi) merupakan lambang dari Niniak Mamak atau para pemimpin suku adat. Bahan karambia (kelapa) merupakan lambang dari Cadiak Pandai atau kaum intelektual. Bahan lado (cabai) merupakan lambang alim ulama yang pedas dan tegas dalam mengajak kebaikan. Terakhir pemasak (bumbu) merupakan lambang dari keseluruhan masyarakat Minang.

4. Rasa Rendang yang Mendunia 

Banyak alasan yang menjadikan rendang diakui sebagai makanan terenak di dunia. Rasa rendang ternyata cocok di lidah masyarakat internasional. Hal ini tidak terlepas dari rendang sendiri memiliki kemiripan rasa dengan kuliner-kuliner bangsa lain. Meskipun rendang berasal dari Sumatera Barat, rendang memiliki cita rasa yang mirip dengan makanan khas India seperti kari daging. Rendang juga cocok dengan lidah orang Eropa karena memiliki kemiripan cita rasa dengan makanan Eropa Timur. Selain itu, Malaysia juga memiliki kuliner sejenis rendang dengan sedikit perbedaan. Hal ini menjadikan rendang cocok sebagai makanan global.

5. Ada Lebih dari Satu Jenis Rendang 

Jadi smart reader, rendang itu identik dengan daging sapi yang dimasak dengan kelapa dan berwarna gelap. Masakan rendang seperti namanya berarti makanan yang dimasak perlahan dengan santan kelapa sampai kering. Selain daging sapi, ada beberapa bahan lain yang dijadikan rendang. Seperti salah satunya rendang lokan, rendang yang dimasak menggunakan lokan, sejenis kerang-kerangan. Ada juga rendang maco yang menggunakan semacam ikan asin menggantikan daging sapi yang mahal. Ada juga rendang ayam dan rendang itik yang menggunakan bahan utama ayam-ayaman. Selain itu, juga ada rendang yang menggunakan bahan telur, daging kambing, paru, dan hati sapi. Jika dikumpulkan ada sekitar 11 macam rendang yang tercatat sebagai masakan adat Minang.

Tips Membuat Rendang

Bahan:

  • Daging sapi atau kerbau (1 kg potong persegi, sekitar 20 potong)
  • Santan kelapa (2 liter)
  • Daun Jeruk (4 lembar)
  • Serai (1 batang)

Bumbu Yang Dihaluskan:

  • Bawang merah (4 buah)
  • Bawang putih (2 siung)
  • Lengkuas muda (75 gr)
  • Jahe (25 gr)
  • kunyit (15 gr)
  • Garam (1/2 sdm)
  • Cabai giling (1 sdm atau sesuai selera)
  • Biji pala (1/2 buah)
  • Kemiri (4 buah)
  • Merica (1 sdt)
  • Gula pasir (1 sdm)

Tips Membuat Rendang:

  • Rendam daging dengan bumbu yang tadi telah dihaluskan, paling sedikit selama 1 jam.
  • Dengan api sedang, masak santan di atas wajan. Sekali-kali aduk sampai minyak dari santan mengambang ke permukaan, kurang lebih selama 20 menit.
  • Siapkan wajan besar lalu masukan daging beserta dengan santan sebanyak 300 cc. Lakukan sampai daging terendam oleh air santan.
  • Tuang kembali air santan sebanyak 100 cc. Aduk sampai air pada santan menguap.
  • Aduk terus dan tambahkan kembali sisa dari air santan dengan sekali tuang.
  • Masak sampai daging menjadi empuk, paling lama satu setengah jam. Pastikan semua air santan menguap dan rendang pun jadi.

Tips membuat rendang di atas pastinya sangat mudah dan praktis. Resep di atas juga tidak hanya untuk membuat rendang dari daging sapi saja, tapi juga bisa digunakan untuk membuat rendang yang lainnya.

Itulah beberapa fakta unik dari rendang. Kita harus bangga dengan makanan khas bangsa ya, Smart Reader! Kita harus pelajari dan pahami beragam kuliner khas Indonesia. Dan kita juga harus selalu melestarikan makanan-makanan khas yang ada dinegara kita.

Baiklah cukup sekian pembasan aku tentang rendang. Semoga apa yang aku tulis bisa membantu dan bermanfaat buat smart reader yang ada dirumah. Sekian informasi yang dapat aku berikan dan jangan lupa buat commen dan cek postan-postan selanjutnya ya, See you again smart reader:)

Rendang Uenak Ala-ala Uli

Perkenalan

Hai Smart Reader!

Nama saya Donna Uli Nainggolan, ini adalah blog pertama saya. Disini saya akan membahas seputar dunia makanan khas di dalam dan diluar negara Indonesia, kira-kira kenapa harus makanan ya smart reader? Karna makanan adalah kebutuhan pokok kita sehari-hari dan disini saya akan mengulas kuliner apa saja yang enak dilidah serta khas dari daerah di dalam negeri maupun di luar negeri.

Hemm ngomongin soal kuliner, kira-kira saya akan bahas apa ya untuk pertama kali? Silahkan kepoin terus ya smart reader!