
Haiii Smart reader… Kembali lagi dengan postan terkini dari penulis. Baiklah untuk kali ini penulis akan membahas tentang makan khas dari provinsi Jambi yang biasa kita kenal dengan Tempoyak.
Baiklah sedikit cerita kenapa penulis mengangkat Tempoyak karena penulis lahir dan besar dikota Jambi. Jadi dari kecil penulis sudah kenal dengan makan Tempoyak ini. Dan penulis rasa masih banyak smart reader dirumah yang belum tau apa itu tempoyak? jadi karena itu penulis ingin membagikan sedikit banyak pengetahuan tentang tempoyak kepada smart reader dimana pun berada saat ini.
Ada yang tahu apa itu tempoyak? Tempoyak adalah bumbu asli Indonesia dari provinsi Jambi yang dibuat dari daging buah durian yang difermentasi sehingga aromanya menyengat dengan cita rasa yang khas. Tempoyak umumnya disajikan sebagai lauk dan dimakan bersama nasi. Tetapi bisa juga dicampur sebagai bumbu dan penyedap sambal.
Bahan utama tempoyak adalah durian masak pohon atau durian yang agak berair. Daging buah durian perlu dihaluskan dan diberi garam agar proses fermentasinya lebih cepat. Adonan lalu dimasukkan dalam stoples rapat dan didiamkan selama 3-5 hari.
Hasilnya olahan durian ini beraroma menyengat. Teksturnya lembek dengan rasa asam yang khas. Rasa asam kabarnya berasal dari tingginya kadar Lactic Acid Bacteria (LAB) yang terbentuk saat proses fermentasi.
Tempoyak sangat populer di Pulau Sumatera terutama Jambi, Palembang, Lampung, Kalimantan dan bahkan juga sudah populer kemancanegara seperti Malaysia. Sedangkan, penjual tempoyak paling banyak ditemui saat musim durian.
Masyarakat Sumatera mengolah tempoyak hingga menjadi sajian khas seperti sambal atau dijadikan bumbu campuran bersama ikan. Salah satu yang populer adalah brengkes atau pepes tempoyak dan tempoyak ikan patin dari Jambi.
Baiklah penulis akan membagikan tips mengolah tempoyak menjadi bumbu campuran yang dimasak bersama ikan. Sangat simpel dan sederhana, yaitu :
- Brengkes (Pepes) Tempoyak
Resep membuat Brengkes (pepes) Temopyak :
Bahan-bahan :
- 1 ekor ikan, potong jadi berapa bagian
- 1 sdt asam jawa
- 1 sdt garam kasar
- Secukupnya air
- 4-5 sdm tempoyak (sesuai selera)
- Secukupnya daun pisang
Bumbu ulek : 2 buah cabe merah keriting, 4 butir bawang merah, Seruas jari kunyit, 1/2 sdt garam kasar, 1 sdt gula pasir
Langkah – langkah :
- Cuci bersih ikan, rendam dengan air asam jawa dan garam. Diamkan minimal 15 menit.
- Siapkan bumbu, ulek kasar. Sesuaikan selera ya smart reader, kalau mau ulek halus juga boleh.
- Masukkan tempoyak, aduk rata.
- Siapkan daun pisang. Tata tempoyak dan kepala ikan. Lumuri ikan dengan tempoyak. Bungkus rapat.
- Siapkan pan, kalau ada pakai pan anti lengket. Beri sedikit air dan minyak sayur. Atau, boleh dikukus hingga matang, lalu dibakar di panci anti lengket. Masak selama 30 menit atau hingga matang.
- Sajikan dengan lalapan dan biasanya disajikan dengan nasi putih.
2. Tempoyak Ikan Patin
Resep membuat Tempoyak Ikan Patin :
Bahan-bahan :
- 500 g daging ikan patin
- 200 g tempoyak
- 400 ml air
- 2 batang sereh ambil bagian putihnya geprek
- 5 bh cabe rawit
- 1 sdt garam
- 2 sdm gula pasir
Bumbu halus : 2 ruas kunyit, dan 15 buah cabe merah
Langkah – langkah :
- Cuci bersih ikan lalu peras jeruk nipis untuk mengilangkan bau amis pada ikan.
- Blender cabe dan kunyit.
- Setelah itu masukkan cabe tempoyak dan sereh kedalam wajan lalu tambahkan air biarkan mendidih.
- Setelah mendidih masukkan ikan patin kedalam wajan.
- Tambahkan garam dan gula secukupnya kemudian rasakan dan kemudian tambahkan cabe rawit utuh, biarkan mendidih dengan api kecil supaya kaldu ikannya keluar.
- Setelah ikan masak dan air agak menyusut matikan kompor. Dan tempoyak ikan patin siap disajikan dengan nasi panas.
So… buat smart reader yang ada dirumah dari resep membuat tempoyak yang sudah penulis kasih bisa smart reader coba buat di rumah. Selamat mencoba dan menikmati tempoyak smart reader semoga suka ya….






